Organisasi Mahasiswa Intra atau Ekstra? Kamu Yang Mana !! | Terbaru 2022

Organisasi Mahasiswa Intra atau Ektra Kampus ?

Sudah Menjadi Problematika umum  bagi Mahasiswa baru yang ingin berproses di suatu organisasi dalam suatu kampus yang memiliki banyak pilihan organisasi baik itu organisasi intra maupun ekstra kampus.

Memang sulit dipungkiri bahwasanya Mahasiswa dan Organisasi adalah satu kesatuan yang sulit untuk dipisahkan ,seperti kendaraan bermotor yang memerlukan bahan bakar untuk dapat terus melaju,jika kendaraan kita kehabisan bahan bakar tentu tidak dapat melaju lagi dan terpaksa kita harus mendorongnya hehehe .

Lalu mengapa sulit bagi mahasiswa baru untuk menentukan dimana nantinya mereka akan berproses? Yuk pahami berbagai macam organisasi yang dapat kamu temui dikampus mu nanti .

Perbedaan Organisasi Mahasiswa Intra Kampus dan Ekstra Kampus

Apa Perbedaan Organisasi Mahasiswa Intra Kampus dan Ekstra Kampus?

Organisasi intra kampus dan ekstra kampus memiliki banyak perbedaan, beberapa perbedaan itu akan admin rangkum dalam artikel kali ini.

Dalam perguruan tinggi, seorang mahasiswa bukan hanya dituntut untuk aktif dalam hal akademis, melainkan juga di tuntut untuk aktif berorganiasi. Dengan aktif di dalam organisasi mahasiswa akan memiliki banyak pengalaman yang bisa dijadikan bekal ketika lulus nanti.

Bila anda adalah seorang mahasiswa, tidak ada salahnya jika anda aktif mengikuti organisasi di kampus anda. Organisasi yang bisa di ikuti itu bisa apa saja, asalkan merupakan organisasi umum yang wajar diikuti mahasiswa.

Apa Perbedaan Organisasi Mahasiswa Intra Kampus dan Ekstra Kampus?

1. Organisasi Intra

Organisasi Internal kampus adalah organisasi yang paling mudah ditemui di berbagai macam kampus misalnya seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM),Himpunan Mahasiswa (HIMA) ,Unit Kegiatan Mahasiswa(UKM)dan Organisasi Kedaerahan (ORDA) .

Untuk cakupan wilayah kerjanya tentunya organisasi intra hanya berkutat pada persoalan internal kampus, namun tidak jarang banyak organisasi intra kampus yang mulai tampil eksis di luar kampus.

Apa Perbedaan Organisasi Mahasiswa Intra Kampus dan Ekstra Kampus?
Contoh : Organisasi Intra Kampus STIA ALAZKA

Yang menjadi keunggulan organisasi intra adalah  gerakannya yang sudah terfokus dari awal sesuai dengan minat / hobby tiap-tiap mahasiswanya, contohnya di kampus STIA ALAZKA seperti MAPALA (Mahasiswa Pecinta Alam), Menwa (Resimen Mahasiswa), UKM Paduan Suara, HIMAP Administrasi Publik, dan sejenisnya

Selain itu  struktural  yang jelas dan legalitasnya dalam kampus tidak perlu dipertanyakan lagi membuat banyak mahasiswa tertarik untuk gabung dengan organisasi intra .

Pada dasarnya organisasi dalam lingkungan kampus bagaikan miniatur negara yang tidak lepas dari panggung politik. Selain itu  struktural  yang jelas dan legalitasnya dalam kampus tidak perlu dipertanyakan lagi membuat banyak mahasiswa tertarik untuk gabung dengan organisasi intra .

Contoh Organisasi intra kampus.

  1. Dewan Mahasiswa dan Majelis Mahasiswa
  2. Senat mahasiswa
  3. Badan eksekutif mahasiswa
  4. Unit kegiatan mahasiswa (UKM)
  5. Badan perwakilan mahasiswa
  6. Himpunan Mahasiswa Jurusan / Prodi
2. Organisasi Ekstra

Organisasi Ekstra / Eksternal adalah organisasi yang  berada diluar birokrasi kampus. Biasanya organisasi ini berperan sebagai organisasi pengkaderan dan wilayah geraknya cukup me-nasional bahkan ada beberapa organisasi ekstra yang eksis dikampus luar Negeri yang banyak mahasiswa Indonesianya  seperti Jerman, Mesir dan Maroko .

Ada banyak organisasi Ekstra yang eksis pada hari ini sebut saja Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMI), Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadyah(IMM) dan masih banyak lagi.

Organisasi Ekstra juga biasanya menjadi momok bagi birokrasi kampus, karna pada biasanya mahasiswa yang tergabung dalam organisasi ekstra memiliki tingkat idealisme diatas rata-rata mahasiswa yang tidak berorganisasi jadi tidak jarang idealisme tersebut berbenturan dengan kebijakan – kebijakan yang dikeluarkan oleh birokrasi kampus yang mempersulit mahasiswa dalam berbagai hal.

Makanya tidak jarang bagi beberapa kampus yang melarang adanya organisasi ekstra berdiri diwilayah kampusnya, karna seruan lantang dari mahasiswa organisasi ekstra dapat menimbulkan keadaan ‘bahaya’ bagi birokrasi kampus.

Namun tidak jarang juga di suatu kampus mempersilahkan berbagai macam organisasi ekstra untuk merekrut sebanyak – banyaknya kader dan menerima segala masukan yang ada. Biasanya kampus yang memiliki sinergisitas antara Birokrasi dan Organisasi Mahasiswa baik itu Intra ataupun Ekstra adalah kampus yang sangat ideal untuk kamu kuliah disana. Kenapa? Karna dengan sinergisitas tersebut tiap-tiap elemen kampus mampu bekerja sama dengan baik dan menciptakan dinamika kampus yang sangat baik .

Contoh Organisasi Ekstra Kampus.

  1. Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)
  2. Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI)
  3. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
  4. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia
  5. Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI)
  6. Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI)
  7. Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA PERSIS)
  8. Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI)
  9. Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia
  10. Front Mahasiswa Nasional
  11. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
  12. Lembaga Dakwah Kampus
  13. Pelajar Islam Indonesia
  14. Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia
  15. Ikatan Mahasiswa Teknik Industri
  16. Perhimpunan Mahasiswa Minahasa
  17. Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia
  18. Dan Lain-Lain

Demikian Perbedaan Organisasi Intra Kampus dan Ekstra Kampus yang dapat admin bagikan dalam kesempatan ini. Semoga dapat menjadi refrensi untuk menambah wawasan anda.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.